Jumat, 01 Maret 2013

Ngowoh.com

Akhir pekan, tanggal muda.

hemmmm, musti banyak orang yang masuk
tapi kagak ada makanan


Jumat, 22 Februari 2013

Kelas Usang


(Utamy El Wahyudi-2012)

Tersembunyi menyelimuti
Kekalnya harapan akan kesunyian
Di belakang menatap
Kelam prakara
Benih-benih murka
Tertanam di benak tiap
Insan pengisi kelas usang
Tak peduli seorang pemberi ilmu
Di depan menatap tajam kegalauan
Tak bisa diubah

Kejam, kritis
Memang keadaan yang tak bisa terpungkiri
Kelambu palsu
Pemimpin ingin mutiara
Tapi mutiara palsu

Memang sulit mengubah batu alam
Menjadi permata

Kamis, 14 Februari 2013

Jaka Tarub (Cerita Rakyat - Mite)


Ing pedhukuhan Tarub, urip sawijining randha kang aran Mbok Randha Tarub tilas garwane Ki Ageng Tarub. Dheweke urip ijenan jalaran tinilar bojo tanpa anak kang njalari nelangsane. Ing sawijining wengi ngepasi Malem Jemuwah Kliwon, Mbok Randha Tarub sengaja ziarah ing makame Ki Ageng, ngiras turu ing makam kono mulane nggawa bantal lan klasa. Eloke lelakon, bareng parak esuk Mbok Randha Tarub keget lan gumun dene ing cedhake anggone turu ana bayi lanang nangis cengar-cenger. Bayi enggal dibopong, anehe bayi mau banjur meneng cep. Bayi enggal digawa mulih, diedusi lan didulang degan kemlamut. Sawetara dina, Mbok Randha malah metu banyu susune mula bayi lanang tur bagus iku gelis gedhene. Bayi lanang iku dijenengi Jaka Tarub. Mbok Randha Tarub anggone nggulawentah Jaka Tarub ngalah-ngalahi anake dhewe.
Jaka Tarub Wis Ngancik jejaka, senengane mbebedhag kewan alas bangsane manuk, kidang, lan sapanunggalane. Sawijining dina nalika mbebedahag ing tengah alas, dheweke weruh sandhangane para widadari kang padha adus ditumpangake ing watu gilang sapinggire tlaga. Kanthi alon-alon, jaka Tarub njupuk klambi siji lan slendhang banjur gegancangan digawa mulih. Satekane ing omah, klambi lan slendhang disingitake ing lumbung ditumpuki pari. Age-age Jaka Tarub bali menyang alas karo nggawa jarit klambi lurik lan kemben. Nalika teka tengahe alas ing cedhake tlaga para widadari meruhi tekane manungsa mula padha age-age mentas saka tlaga klamben lan mabur bali menyang kahyangan wedi kamanungsan. Kari sisji widadari kang kelangan klambi lan slendhang ora bisa mabur. Atine pepes jalaran bakal kamanungsan, saking banget sedhike nganti nangis ing pinggiring tlaga. Wusanane dipupus, widadari iku ngucap sayembara “sapa sing bisa menehi klambi menawa wong tuwo bakal diaku wong tuwane, menawa wadon bakal diaku dadi sedulur sinarawedi, dene yen lanang bakal sanggup dipek bojo”. Krungu sayembara kuwijaka Tarub nyedhaki pinggiring tlaga menehi pitulungan rupi klambi, jarit lan kemben lan nagih janjine widadari iku. Widadari kang aran Dewi Nawangwulan tetep ing janji sanggup digarwa banjur diajak bali ing pedhukuhan Tarub.
(sumber: Penjebar Semangat, No. 31, 4 Agustus 2001 lan No. 32, 11 Agustus 2001)

Selasa, 05 Februari 2013

Kata Tanya 'KAPAN?'

Tak Semua yang kita inginkan berharap datang seperti jalangkung.
semua itu berproses, ada petimbangan melalui kualifikasi diri kita.
Pengabulan yang biasa kita terima sudah melalui pertimbangan matang.
seperti halnya LUWAK yang menyeleksi biji kopi untuk dimakan.
Semacam itulah.

setelah kualifikasi masuk ke pihak (sebut saja 'S'), aku mencoba menunggu kepetusan.
keputusan yang aku inginkan adalah: aku bisa mengucap syukur 'ALHAMDULILLAH' pada Allah yang memberikan berkah nilai yang luar biasa.

KAPAN??//
kata tanya yang kunanti ada jawaban.

Senin, 12 November 2012

hanya 325


Terlihat asing bila melihat ke depan, jauh.
seakan sulit menghindar mengagapi, menemukan fakta itu.

2 hari lagi terpijak ke bumi lain.
tak berbekal apapun, hanya 325.
apa itu????
apa cukup?

keunikan yang halal diraba.
Haram dimaki.

Selasa, 16 Oktober 2012

KORPRI


Ilusi pagi gentar mengantar kesepian.
Udaranya Pun panas tak ganas,
mengintai peri pagi yang hanya mengintip di balik kursi merah.

berprasangka tak kan ada perisai pagi.
harapan akan digapai cita nan indah
dalam balutan kain hijau putih, berbatik.
Belum sampai jua kujumpai kabar
hingga Oktober ditegah bulan.

Selasa, 09 Oktober 2012

RENCANA PENULISAN BERITA


Nama              : Sri Utami
NPM               : 07.1.01.07.0055

A.     Jenis Berita
Feature News
B.     Objek/ Masalah
·        Objek
Masayarakat dengan sungai Dusun Grogol Desa Grogol Kecamatan Grogol Kabupaten Kediri
·        Masalah
Perekonomian warga Dusun Grogol yang tergolong ekonomi menengah ternyata tidak diimbangi dengan kesadaran mereka akan pentingnya kebersihan dan kesehatan lingkungan sekitarnya. Orang mengerti tentang kebersihan dan kesehatan masyarakat pastinya akan merasa miris apabila melihat seseorang (bahkan sebagian masyarakatnya) Buang Air besar (BAB) di sungai. Itulah yang terjadi atau dilakukan oleh masayarakat Dusun Grogol. Sungai yang biasanya digunakan untuk pengairan sawah, di sisi lain digunakan untuk hal-hal yang mengotori tempat tersebut. Seperti, Buang Air Besar (BAB), mencuci pakaian, dan Mandi. Padahal, potensi sumber air di Dusun Grogol sangat besar. Tapi, mengapa mereka tidak ingin membangun WC atau tempat pemandian (meskipun digunakan secara umum).

C.     Nilai Berita
·        Kedekatan
Nilai kedekatan dari peristiwa ini begitu dekat dengan pembaca. Feature news tentang Dusun Grogol ini memungkinkan untuk dibaca oleh pembaca yang berada atau berdomisili di kabupaten/ Kota Kediri. Begitu juga dengan pembaca dari Kabupaten Nganjuk, karena Dusun Grogol ini juga berdekatan dengan Kabupaten Ngnajuk.
·        Kadar Konflik
Konflik terjadi antara Dinas kesehatan setempat dengan mesyarakat Dusun Grogol. Dinas kesehatan setempat menganggap kebiasaan tersebut tidak boleh dilakukan tapi masayarakat setempat menganggap kebiasaan itu merupakan hal yang wajar.
·        Dampak
Dampak kebiasaan BAB di sungai tersebut sangat besar, terutama di bidang kesehatan dan sosial masyarakat. Hampir semua warga BAB di sungai (begitu juga dengan mencuci pakaian dan mandi) karena aktivitas tersebut akan mengganggu kesehatan masayarakat lain. Misalnya orang yang BAB mengidap disentri atau TBC, maka akan menular ke yang lain.
·        Kadar Kejutan
Kadar kejutan dirasakan oleh masyarakat yang tidak terbiasa dengan kebiasaan tersebut.

D.    Sumber Berita
Sumber berita melalui pengamatan secara langsung. Selain pengamatan secara langsung, mencari fakta lain sebagai sumber primer (people trail) dari warga setempat dan Dinas Kesehatan terkait. Sedangkan sumber skunder atau pendukung (paper trail) melalui data pemilik WC dari dinas kesehatan terkait (jika ada).

E.     Struktur Berita
Karena berita ini merupakan jenis Feature News, pola penulisan berita tidak ditulis dengan menggunakan [pola piramida terbalik.

F.      Pertanyaan
·        Warga Setempat
a.      Apakah benar sebagian masyarakat Dusun Grogol BABnya di sungai?
b.      Bagaimana dengan Anda?
c.       Kenapa hamper seluruh warga di sini BABnya di sungai?
d.      Sepengetahuan Anda, ada dampaknya atau tidak dari BAB di sungai itu?
e.      Apakah warga di sini tidak berkeinginan untuk membangun WC?
f.        Apakan sudah ada upaya seperti sosialisasi dai pemerintah (dinas kesehatan) setempat terhadap pentingnya kesehatan lingkungan, khususnya tentang BAB ?
·        Dinas Kesehatan Terkait
a.      Bagaimana tanggapan Anda terhadap kebiasaan Dusun Grogol yang BAB, mencuci baju, dan mandi di sungai?
b.      Apakah ada dampaknya? Jika ada dampaknya apa saja?
c.       Apakah sudah ada upayadari pemerintah (dinas kesehatan) untuk mengatasi dampak tersebut?
d.      Apakah sudah ada sosialisasi tentang kesehatan lingkungan, khususnya BAB?