Halo, Blogger Mania.
Alhamdulillah, siang ini saya bisa kembali bersua di blog ini, setelah 4 tahun yang off dari duani per-Blogger-an. (heee...ada-ada saja). Saya menyapa lagi karena kangen dengan postingan.
Empat tahun saya tidak muncul di sini. KArena apa ya? Karena beberapa kesibukan menjadi ibu rumah tangga yang menjadi ibu baru dan kesibukan karir. Ya, karir. Karena sejak 2013 saya mulai menata masa depan dengan suami dan keluarga dekat.
"Lalu apa sih yang saya tata? Bukankah hidup itu sudah direncakan matang-matang? apalagi untuk yang sudah berumah tangga." Mungkin banyak yang bertanya demikian.
Memang saya sudah merencanakan kehidupan dengan suami, bahkan sebelum menikah. Tapi, ternyata pada tahun 2012 akhir diberi kesempatan lagi untuk menata kehidupan yang lebih baik, saya dan suami tidak akan membuang kesempatan begitu saja. Ceritanya begini.
Tahun 2012 akhir, saya diberi tawaran oleh Universitas Nusantara PGRI Kediri untuk bergabung dengan kampus terbesar di Kota kediri itu. kKenapa saya ditawari? krena pada saat Kelulusan S-1 saya diberi anugerah oleh Allah sebagai mahasiswa terbaik (cumlaude) dengan IPK 3,59 kalau tidak salah (suatu saat akan aku cek lagi IPK s-1 saya). Tak disangka memang, saya akan menerima itu. Saya juga puas dan bangga karena kerja keras selama 4 tahun menyelesaikan studi. Lanjut. Namun, saya mesti melanjutkan studi S-2 untuk bisa bergabung menjadi dosen di kampus itu. Nah, bagi saya itu merupakan peluang bagus tapi ekonomi keluarga saat itu sedang belum normal. Alangkah sulitnya biasa S-2.
Next, akan saya ceritakan lagi kelanjutan cerita ini. Cerita saat saya kesulitan ekonomi membayar biaya studi S-2 secara mandiri.
Senin, 06 Maret 2017
Selasa, 15 Juli 2014
Petunjuk UAS Genap Sastra Kontemporer Tingkat 3 TA '13-'14
Beberapa hal yang perlu dipersiapkan untuk melaksanakan UAS (17-7_'14):
- Jangan lupa belajar;
- bawa dan pelajari bahan makalah yang sudah dibahas;
- yang perlu dipelajari: (1) indikator puisi kontemporer serta contoh konkret; (2) ciri cerpen kontemporer beserta contoh konkret; (3) kekuatan novel kontemporer dan contoh konkret.
- membawa contoh puisi, cerpen, novel kontemporer untuk menyelesaikan petunjuk nomor 3.
- semoga sukses
Kamis, 18 Juli 2013
Ujungnya Ya Muntah !
Selamat pagi,
mungkin ini pagi yang cerah bagi yang merasa fit. tidak dengan saya.
setelah sahur saya mual, ujungnya muntah.
dahsyatnya, dilarang puasa oleh suami tercinta.
dahsyatnya, dilarang puasa oleh suami tercinta.
saya hamil 2 bulan lebih 17 hari.
Kata Bidan "ini adalah fase puncak mual + muntah"
Kata Bidan "ini adalah fase puncak mual + muntah"
itulah, cerita bahagia saya di awal kehamilan.
Rabu, 12 Juni 2013
TES AWAL
Memulai, mengawali itu lumrah jika dikatakan sulit.
aku berhasil mengawali ini dengan begitu teguh.
Tak goyah, tapi sedikit lemah.
terus mencoba, dan percaya.
masa depan sedang menjemput.
dukungan suami ini memang berharga,
seperti harga diri manusia
aku akan terus melanjutkan perjalanan ini,
hingga aku di titik nol
dan MATI
aku berhasil mengawali ini dengan begitu teguh.
Tak goyah, tapi sedikit lemah.
terus mencoba, dan percaya.
masa depan sedang menjemput.
dukungan suami ini memang berharga,
seperti harga diri manusia
aku akan terus melanjutkan perjalanan ini,
hingga aku di titik nol
dan MATI
Jumat, 01 Maret 2013
Jumat, 22 Februari 2013
Kelas Usang
(Utamy El Wahyudi-2012)
Tersembunyi menyelimuti
Kekalnya harapan akan
kesunyian
Di belakang menatap
Kelam prakara
Benih-benih
murka
Tertanam
di benak tiap
Insan
pengisi kelas usang
Tak peduli seorang pemberi
ilmu
Di depan menatap tajam
kegalauan
Tak bisa diubah
Kejam, kritis
Memang keadaan yang tak bisa
terpungkiri
Kelambu
palsu
Pemimpin ingin mutiara
Tapi mutiara palsu
Memang sulit mengubah batu
alam
Menjadi permata
Kamis, 14 Februari 2013
Jaka Tarub (Cerita Rakyat - Mite)
Ing pedhukuhan Tarub, urip sawijining randha kang aran Mbok Randha Tarub
tilas garwane Ki Ageng Tarub. Dheweke urip ijenan jalaran tinilar bojo tanpa
anak kang njalari nelangsane. Ing sawijining wengi ngepasi Malem Jemuwah Kliwon,
Mbok Randha Tarub sengaja ziarah ing makame Ki Ageng, ngiras turu ing makam
kono mulane nggawa bantal lan klasa. Eloke lelakon, bareng parak esuk Mbok Randha
Tarub keget lan gumun dene ing cedhake anggone turu ana bayi lanang nangis
cengar-cenger. Bayi enggal dibopong, anehe bayi mau banjur meneng cep. Bayi enggal
digawa mulih, diedusi lan didulang degan
kemlamut. Sawetara dina, Mbok Randha malah metu banyu susune mula bayi
lanang tur bagus iku gelis gedhene. Bayi lanang iku dijenengi Jaka Tarub. Mbok
Randha Tarub anggone nggulawentah
Jaka Tarub ngalah-ngalahi anake dhewe.
Jaka Tarub Wis Ngancik jejaka, senengane mbebedhag kewan alas
bangsane manuk, kidang, lan sapanunggalane. Sawijining dina nalika mbebedahag
ing tengah alas, dheweke weruh sandhangane para widadari kang padha adus
ditumpangake ing watu gilang sapinggire tlaga. Kanthi alon-alon, jaka Tarub
njupuk klambi siji lan slendhang banjur gegancangan digawa mulih. Satekane ing
omah, klambi lan slendhang disingitake ing lumbung ditumpuki pari. Age-age Jaka
Tarub bali menyang alas karo nggawa jarit klambi lurik lan kemben. Nalika teka
tengahe alas ing cedhake tlaga para widadari meruhi tekane manungsa mula padha
age-age mentas saka tlaga klamben lan mabur bali menyang kahyangan wedi kamanungsan.
Kari sisji widadari kang kelangan klambi lan slendhang ora bisa mabur. Atine pepes
jalaran bakal kamanungsan, saking banget sedhike nganti nangis ing pinggiring
tlaga. Wusanane dipupus, widadari iku ngucap sayembara “sapa sing bisa menehi
klambi menawa wong tuwo bakal diaku wong tuwane, menawa wadon bakal diaku dadi
sedulur sinarawedi, dene yen lanang bakal sanggup dipek bojo”. Krungu sayembara
kuwijaka Tarub nyedhaki pinggiring tlaga menehi pitulungan rupi klambi, jarit
lan kemben lan nagih janjine widadari iku. Widadari kang aran Dewi Nawangwulan
tetep ing janji sanggup digarwa banjur diajak bali ing pedhukuhan Tarub.
(sumber: Penjebar Semangat, No. 31, 4 Agustus
2001 lan No. 32, 11 Agustus 2001)
Selasa, 05 Februari 2013
Kata Tanya 'KAPAN?'
Tak Semua yang kita inginkan berharap datang seperti jalangkung.
semua itu berproses, ada petimbangan melalui kualifikasi diri kita.
Pengabulan yang biasa kita terima sudah melalui pertimbangan matang.
seperti halnya LUWAK yang menyeleksi biji kopi untuk dimakan.
Semacam itulah.
setelah kualifikasi masuk ke pihak (sebut saja 'S'), aku mencoba menunggu kepetusan.
keputusan yang aku inginkan adalah: aku bisa mengucap syukur 'ALHAMDULILLAH' pada Allah yang memberikan berkah nilai yang luar biasa.
KAPAN??//
kata tanya yang kunanti ada jawaban.
semua itu berproses, ada petimbangan melalui kualifikasi diri kita.
Pengabulan yang biasa kita terima sudah melalui pertimbangan matang.
seperti halnya LUWAK yang menyeleksi biji kopi untuk dimakan.
Semacam itulah.
setelah kualifikasi masuk ke pihak (sebut saja 'S'), aku mencoba menunggu kepetusan.
keputusan yang aku inginkan adalah: aku bisa mengucap syukur 'ALHAMDULILLAH' pada Allah yang memberikan berkah nilai yang luar biasa.
KAPAN??//
kata tanya yang kunanti ada jawaban.
Senin, 12 November 2012
hanya 325
Terlihat asing bila melihat ke depan,
jauh.
seakan sulit menghindar mengagapi, menemukan fakta itu.
2 hari lagi terpijak ke bumi lain.
tak berbekal apapun, hanya 325.
apa itu????
apa cukup?
keunikan yang halal diraba.
Haram dimaki.
Selasa, 16 Oktober 2012
KORPRI
Ilusi pagi gentar mengantar
kesepian.
Udaranya Pun panas tak ganas,
mengintai peri pagi yang hanya mengintip di balik kursi merah.
berprasangka tak kan ada perisai pagi.
harapan akan digapai cita nan indah
dalam balutan kain hijau putih, berbatik.
Belum sampai jua kujumpai kabar
hingga Oktober ditegah bulan.
Selasa, 09 Oktober 2012
RENCANA PENULISAN BERITA
Nama : Sri Utami
NPM : 07.1.01.07.0055
A.
Jenis
Berita
Feature News
B.
Objek/
Masalah
·
Objek
Masayarakat dengan sungai Dusun
Grogol Desa Grogol Kecamatan Grogol Kabupaten Kediri
·
Masalah
Perekonomian warga Dusun Grogol
yang tergolong ekonomi menengah ternyata tidak diimbangi dengan kesadaran
mereka akan pentingnya kebersihan dan kesehatan lingkungan sekitarnya. Orang
mengerti tentang kebersihan dan kesehatan masyarakat pastinya akan merasa miris
apabila melihat seseorang (bahkan sebagian masyarakatnya) Buang Air besar (BAB)
di sungai. Itulah yang terjadi atau dilakukan oleh masayarakat Dusun Grogol.
Sungai yang biasanya digunakan untuk pengairan sawah, di sisi lain digunakan
untuk hal-hal yang mengotori tempat tersebut. Seperti, Buang Air Besar (BAB),
mencuci pakaian, dan Mandi. Padahal, potensi sumber air di Dusun Grogol sangat
besar. Tapi, mengapa mereka tidak ingin membangun WC atau tempat pemandian
(meskipun digunakan secara umum).
C.
Nilai
Berita
·
Kedekatan
Nilai kedekatan dari peristiwa ini
begitu dekat dengan pembaca. Feature news tentang Dusun Grogol ini memungkinkan
untuk dibaca oleh pembaca yang berada atau berdomisili di kabupaten/ Kota
Kediri. Begitu juga dengan pembaca dari Kabupaten Nganjuk, karena Dusun Grogol
ini juga berdekatan dengan Kabupaten Ngnajuk.
·
Kadar
Konflik
Konflik terjadi antara Dinas
kesehatan setempat dengan mesyarakat Dusun Grogol. Dinas kesehatan setempat
menganggap kebiasaan tersebut tidak boleh dilakukan tapi masayarakat setempat
menganggap kebiasaan itu merupakan hal yang wajar.
·
Dampak
Dampak kebiasaan BAB di sungai
tersebut sangat besar, terutama di bidang kesehatan dan sosial masyarakat.
Hampir semua warga BAB di sungai (begitu juga dengan mencuci pakaian dan mandi)
karena aktivitas tersebut akan mengganggu kesehatan masayarakat lain. Misalnya
orang yang BAB mengidap disentri atau TBC, maka akan menular ke yang lain.
·
Kadar
Kejutan
Kadar kejutan dirasakan oleh
masyarakat yang tidak terbiasa dengan kebiasaan tersebut.
D.
Sumber
Berita
Sumber berita melalui pengamatan
secara langsung. Selain pengamatan secara langsung, mencari fakta lain sebagai
sumber primer (people trail) dari warga setempat dan Dinas Kesehatan terkait.
Sedangkan sumber skunder atau pendukung (paper trail) melalui data pemilik WC
dari dinas kesehatan terkait (jika ada).
E.
Struktur
Berita
Karena berita ini merupakan jenis
Feature News, pola penulisan berita tidak ditulis dengan menggunakan [pola
piramida terbalik.
F.
Pertanyaan
·
Warga
Setempat
a.
Apakah benar sebagian
masyarakat Dusun Grogol BABnya di sungai?
b.
Bagaimana dengan Anda?
c.
Kenapa hamper seluruh
warga di sini BABnya di sungai?
d.
Sepengetahuan Anda, ada
dampaknya atau tidak dari BAB di sungai itu?
e.
Apakah warga di sini
tidak berkeinginan untuk membangun WC?
f.
Apakan sudah ada upaya
seperti sosialisasi dai pemerintah (dinas kesehatan) setempat terhadap
pentingnya kesehatan lingkungan, khususnya tentang BAB ?
·
Dinas
Kesehatan Terkait
a.
Bagaimana tanggapan
Anda terhadap kebiasaan Dusun Grogol yang BAB, mencuci baju, dan mandi di
sungai?
b.
Apakah ada dampaknya?
Jika ada dampaknya apa saja?
c.
Apakah sudah ada
upayadari pemerintah (dinas kesehatan) untuk mengatasi dampak tersebut?
d.
Apakah sudah ada
sosialisasi tentang kesehatan lingkungan, khususnya BAB?
RASAKAN DUKA ITU, TUAN!
Oleh: Sri Utami (Utamy Al Khasan)
KIlatan gusar garis putih awan gelap
Menuntun ke peraduan perempuan balu
Dengan orok perempuannya.
Hanya emperan toko,
Dengan kain setengah nudis
Itupun satu-satunya
Sandal using sudah tipis
Cukup dipakai setengah lakunya
Hanya emperan toko,
Duduk bersimpuh
Tanpa arti yang berrati
Menunggu petir itu menyalat
Berikan perubahan
|
Kucuran air atap, emperan toko
Merambat dengan garang
Mendingin, membatukan
Perempuan renta
Dengan kain nudis satu-satunya
Adakah Tuan ikut rasakan ?
Dingin itu
Ketakutan itu
Belaian murka alam itu
Duka itu tak dirasa
Tuan pun tak merasa
Rasakan duka itu, Tuan!
|
GADIS PEMINTA-MINTA
Toto Sudarto Bachtiar
Setiap kita bertemu, gadis kecil berkaleng kecil
Senyummu terlalu kekal untuk kenal duka
Tengadah padaku, pada bulan merah jambu
Tapi kotaku jadi hilang, tanpa jiwa
Ingin aku ikut, gadis kecil berkaleng kecil
Pulang ke bawah jembatan yang melulur sosok
Hidup dari kehidupan angan-angan yang gemerlapan
Gembira dari kemayaan riang
Dunia yang lebih tinggi dari menara Katredal
Melintas-litas di atas air kotor, tapi yang begitu kau hafal
Jiwa begitu murni, terlalu murni
Untuk bisa membagi dukaku
Kalau kau mati, gadis kecil berkaleng kecil
Bukan di atas itu, tak ada yang punya
Dan kotaku, ah kotaku
Hidupnya tak lagi punya anda
Rupamu Tak Terlihat
Tak menampkkan diri, muncul muka sedih penuh bimbang.
apa yang terjadi Tak terkuak oleh bengisnya surya di siang ini.
apa yang terjadi Tak terkuak oleh bengisnya surya di siang ini.
tak tau berapa letihnya perih yang ia rasakan,
hingga warna merah itu hinggap di pipi, tanda kebencian.
murka duurjana, atau apa yang dia tau ?
yang apsti lelah mengiba untuk satu pertukaran janji yang kini ia tagih.
tagih akan esok yang diharapkan.
harap penuh harap tak lagi dipercaya,
akhirnya, "esok tak bakal datang", ucapnya alam sadar.
harusnya tak begitu, untuk meminta suatu kepastian akan janji yang tak ditepati.
apa yang menjadi AKU yang melawan ?
tapi aku tak ikut-ikut dalam durjana ini.
sudahlah !!!!!!
tak terkuak dengan tak hinggap di tepian kelas.
hari ini, rupamu tak ku lihat.
Senin, 08 Oktober 2012
Tas kotak PP yang berisi ?
Penutup luka
Ø Kasa seteril 1
bungkus
Ø Bantalan kasa 2
buah
Pembalut
Ø Pembalut segitiga/mitela 20
buah
Ø Pembalut berperekat/plester 1
rol
Ø Pembalut pita/gulung 6
buah
Peralat stabilitas
Ø Bidai 1
set
Gunting 1
buah
Air mineral 600ml 1
buah
Stetoskop(wira) 1
buah
Tensi meter(wira) 1
buah
Kantong plastic 2
buah
Pinset 1
buah
Senter 1
buah
Kartu penderita 2
lembar
Peniti 1
lusin
Kapas 1
bungkus
Sarung tangan latex 6
pasang
Masker penolong 6
buah
Buku catatan isi tas PP 1
buah
ULANGAN HARIAN 1 BAHASA DAN SASTRA INDONESIA KELAS VII SEMESTER GANJIL
A. Pilihlah
Jawaban yang Paling Benar!
1. Segala sesuatu yang pernah dialami oleh
seseorang dan itu merupakan suatu hal yang sangat mengesankan serta tidak
terlupakan disebut ...
a. Cerita seru c.
Pengalaman yang mengesankan
b. Pengalaman buruk d. peristiwa seru
c.
2. Pengalaman yang dapat dijadikan bahan untuk
diceritakan kepada orang lain biasanya berupa pengalaman yang..., kecuali?
a. Menyedihkan c.
menggelikan
b. Memalukan d.
pahlawan
3. Dongeng yang berisi tentang dunia binatang
adalah ...
a. Fabel c.
Sage
b. Mite d.
parabel
4. Untuk mengartikan arti sebuah kata yang sulit
dipahami, dapat ditemukan pada sebuah buku yang disebut ...
a. Kitab c.
Ensiklopedi
b. Kamus d.
terjemahan
5. Kendaraan yang tidak layak jalan adalah satu
penyebab kecelakaan yang menonjol di Indonesia, selain faktor-faktor lain.
Beberapa di antaranya adalah kelalaian pengemudi, rendahnya disiplin berlalu
lintas (tidak mematuhi tanda dan rambu-rambu lalu lintas), pengemudi mengantuk,
pengemudi agresif, dan ban pecah.
Yang menjadi
subjek dalam berita di atas adalah ...
a. Kendaraan c.
Kecelakaan
b. Indonesia d.
Pengemudi
B. Esay
1. Bagaimana pesan moral dari dongeng Malin
Kundang?
2. Artikan kata berikut ini sesuai Kamus Bahasa
indonesia!
a. Konvensional
b. Maksimal
c. Sosialisasi
d. Volume
ULANGAN HARIAN 1 BAHASA DAN SASTRA INDONESIA KELAS VIII SEMESTER GANJIL 2012
A. Pilihlah
Jawaban yang Paling Benar!
1. Unsur yang harus dipenuhi dalam berwawancara
adalah ...
a. Pewawancara, narasumber, tema, dan waktu/
tempat
b. Tema, narasumber, penguasaan materi
c. Penguasaan materi, pertanyaan, persiapan
diri, dan alat wawancara
d. Mengucapkan salam, bahasa santun, fokus pada
materi, dan objektif
2. Perhatikan penggalan teks drama berikut!
Moertono : Cukup! Hentikan penghinaan ini, Van Dijk!
Tubuhmu penuh berlumuran darah. Kau harus mempertanggungjawabkan darah ini di
hadapan Tuhan.
Van
Dijk : Oho, rupanya luluh juga hatimu
melihat perempuan-perempuan yang malang ini ... Kau gadis manis, bagimu kini
giliranmu belum datang. Mungkin, yang ada kemungkinan kali dan selaku orang
yang sedang mabuk bahagia, aku akan berusaha menyelamatkan engkau?
Gadis : Aku tidak mengemis nyawa pada Tuan!
Van
Dijk : Akan kita lihat nanti ... Hei jkau
ibu! Siapakah dirimu? Kini giliranmu.
Ibu : Tidak! Tidak! Biarkan kau pulang. Demi
kemanusiaan aku punya anak dua orang masih kecil-kecil. Mereka terkunci. Jika
aku harus mati buat mereka, aku akan menerima dengan senang hati. (menangis)
Perwatakan
dari tokoh Van Dijk adalah ...
a. Kejam dan tidak berperikemanusiaan
b. Tegas dan penuh pengorbanan
c. Lugu dan cinta tanah air
d. Polos dan teguh pendirian
3. Kami merancang taman ini untuk wisata
keluarga, sehingga kami merancang kolam air bagi bangau tong-tong yang terbuka.
Dengan demikian, pengunjung dapat melihat secara langsung.
Pertanyaan
yang tepat untuk jawaban narasumber di atas adalah ...
a. Bagaimanakah keberadaan Taman Burung Candi
Borobudur berkaitan dengan penataan zonasi Borobudur?
b. Apakah rancangan keberadaan Taman Burung
Candi Borobudur memang dibuat secara terbuka?
c. Bagaimana dengan pembenahan yang dilakukan
seusai liburan ini?
d. Adakah keterkaitan secara manajemen antara
Taman Wisata Candi Borobudur, Taman Burung Candi Borobudur, dan MURI?
4. –
Tidak dianjurkan untuk anak di bawah umur 2 tahun;
-
Obat ini
sebaiknya diberikan sesudah makan;
-
Hati-hati
pemberian pada penderita hipoksemia;
-
Jangan
melampaui batas dosis yang dianjurkan;
-
Apabila
gejala-gejala asma masih tetap atau bertambah buruk, segera hubungi dokter.
Rincian di
atas merupakan petunjuk penggunaan obat pada bagian ....
a. Aturan pemakaian c. Efek Samping
b. Peringatan dan perhatian d. Kontraindikasi
5. Di tempat kakek terdapat pepohonan yang rimbun dan lebat sekali.
Kata pepohonan merupakan jenis....
a. Kata ulang utuh (dwi lingga)
b. Kata ulang Sebagian (dwi purwa)
c. Kata ulang berimbuhan
d. Kata ulang Salin Suara (dwi lingga salin
swara)
B. Esay
1. Sebutkan 7 Etika berwawancara!
2. Sebutkan 6 unsur drama sebagai sebuah karya
sastra!
3. Tulislah dialog dengan topik “bertengkar dengan teman”!
Minggu, 23 September 2012
Motto Pagi Ini, "Memaksimalkan yang Sedikit"
Tak apa membiarkan terhura-hura dalam kesepian. Terdeteksi 2 hari yang lalu. Sebenarnya tak apa !
Mencukupkan ketertiadaan moral yang kian menari, mencakar murka.
berharap tak keluarkan rahang atasnya.
Ut_
Kamis, 09 Agustus 2012
Duka Esok ???? Mungkinkah ?
jenuh menggemukka !!!!!
Ibarat tak kan pergi mengintai malam.
nafas yang kian malam menyejukkan hati berduka.
nafas yang kian malam menyejukkan hati berduka.
menghinakan, mencacimaki.
sedih mendukakan kejadian esok hari.
sedih mendukakan kejadian esok hari.
Ut_
Minggu, 05 Agustus 2012
Obong-obong
Senin yang sangit.
Kalau orang Jawa sih bilangnya sangit, yaitu bau asap yang menempel di baju.
Kalau orang Jawa sih bilangnya sangit, yaitu bau asap yang menempel di baju.
heemmmmm.!!!!
pas banget bertepatan dengan tetangga sekolah yang obong-obong (Indonesia: Membakar) sisa panen tebu.
mapel Indo, buyar gara-gara plepeken (Indonesia: pengap) di kelas.
Langganan:
Postingan (Atom)